Mengembangkan Ide (Ideate) dalam kerangka Design Thinking

© 2020. N. Adhi W. All rights reserved

“Ini bukanlah tentang mendapatkan ide yang 'benar', ini tentang menghasilkan berbagai kemungkinan yang luas.”


APA yang dimaksud tahap Ideate (Mengembangkan Ide)

Anda telah mengidentifikasi pertanyaan atau masalah. Dalam tahap Ideate, Anda harus menemukan solusinya. Ideate berarti berpikir kritis, dan memeriksa masalah dari perspektif yang berbeda. Biasanya ada lebih dari satu solusi untuk suatu masalah. Pertanyaan sebenarnya dalam tahap Ideate adalah, “Apa solusi terbaik?”

 

Ideate adalah tahapan proses kreatif di mana Anda berkonsentrasi pada menghasilkan, mengembangkan dan mengkomunikasikan ide-ide baru. Secara mental, ini mewakili proses “memperluas” dalam hal konsep dan hasil. 

 

 

MENGAPA perlu mengembangkan ide

Anda mengembangkan ide untuk beralih dari mengidentifikasi masalah ke menciptakan solusi untuk pengguna Anda. Tahap Ideate adalah kesempatan Anda untuk menggabungkan pemahaman yang Anda miliki tentang masalah yang dihadapi pengguna dengan imajinasi Anda untuk menghasilkan konsep solusi. Di awal proyek desain, tahap ideate adalah mendorong sebanyak mungkin ide yang dapat Anda pilih, tidak hanya menemukan satu solusi terbaik. Penentuan solusi terbaik akan ditentukan kemudian, setelah melalui pengujian oleh pengguna dan mendapatkan umpan balik.

 

Tahap pengembangan ide akan membantu Anda untuk:

·        Mengajukan pertanyaan yang tepat dan berinovasi.

·        Melangkah lebih jauh dari solusi yang sudah jelas dan akan meningkatkan potensi inovasi dari solusi Anda.

·        Menyatukan perspektif dan meningkatkan kekuatan para anggota tim.

·        Menemukan area inovasi yang tidak terduga.

·        Menciptakan berbagai variasi dalam opsi inovasi Anda.

 

 

CARA untuk mengembangkan ide

Ide dikembangkan dengan menggabungkan pikiran sadar dan tidak sadar, dan pikiran rasional dengan imajinasi. Misalnya, dalam brainstorming, Anda memanfaatkan sinergi kelompok untuk mengembangkan ide-ide baru dengan mengembangkannya dari ide orang lain.

 

Teknik mengembangkan ide lainnya adalah membangun - yaitu, membuat prototipe itu sendiri dapat menjadi teknik ideasi. Dalam membuat sesuatu secara fisik, Anda sampai pada titik di mana keputusan perlu dibuat; hal ini akan mendorong munculnya ide-ide baru.

 

Ada banyak teknik pengembangan ide lainnya, tetapi satu hal yang perlu dipahami dari semua teknik pengembangan ide adalah menunda penilaian - yaitu, memisahkan antara aktivitas mengembangkan & menghasilkan banyak ide, dengan aktivitas mengevaluasi ide.

 

Berikut adalah beberapa aturan dalam melakukan brainstorming untuk mencari, mengembangkan dan menghasilkan ide:

1.        Tetapkan batas waktu

2.        Mulailah dengan pernyataan masalah, sudut pandang, dan tetap fokus pada topik

3.        Dorong ide-ide liar dan pemikiran yang out-of-the-box

4.        Tidak mengkritik, terima dan hormati ide dari siapa pun

5.        Tunda penilaian — tidak ada ide yang salah

6.        Gunakan visualisasi dan buatlah prototipe kasar

7.        Kembangkan, perluas atau pertajam ide yang sudah dihasilkan

8.        Fokus pada kuantitas bukan kualitas

9.        Fokus, hanya membahas satu hal di setiap kesempatan diskusi


Memilih Ide 

Setelah menggunakan berbagai teknik untuk menghasilkan ide, Anda mungkin sudah memiliki banyak ide yang siap untuk dipilih. Kunci untuk bergerak maju dengan solusi yang baik dan terinformasi adalah mengetahui memilih. Dari memiliki banyak ide, kini Anda harus mempersempitnya menjadi satu. Ingat, tujuan utama dari ideation adalah SEBUAH ide atau solusi yang baik.

 

Berikut adalah beberapa kerangka kerja yang memungkinkan Anda untuk mengevaluasi dan memilih ide.

Priority Map (Peta / Matriks Prioritas

Sebuah peta / matriks prioritas memungkinkan Anda memetakan ide-ide Anda berdasarkan kemudahan implementasi terhadap tingkat kepentingannya di mata pengguna. Hal ini memungkinkan Anda membuat keputusan berdasarkan informasi tentang ide mana yang akan mulai dikerjakan dan ide mana yang akan diparkir untuk implementasi di masa mendatang.

 

Bagaimana cara membuatnya

1.     Masukkan semua ide yang berhasil dikembangkan ke dalam peta prioritas.

 

2.     Putuskan ide mana yang bagus untuk dilanjutkan – biasanya ide yang mudah untuk diimplementasikan dan dianggap penting yang harus dilakukan terlebih dahulu.

 

3.     Putuskan ide lainnya yang juga ingin Anda implementasikan. Ide-ide yang dianggap penting dan bermanfaat tetapi sulit untuk diimplementasikan harus tetap dipertimbangkan untuk roadmap pengembangan di masa depan sementara Anda mungkin ingin membuang beberapa ide yang kurang penting dan kurang bermanfaat rendah bagi pelanggan.

 

 

AffinityMap (Peta Kemiripan)
Peta afinitas adalah metode yang memungkinkan Anda menganalisis dan mengatur ide dengan menemukan hubungan untuk mengembangkan arah desain berdasarkan kesamaan di antara ide Anda.

 

 

Bagaimana cara membuatnya

1.     Masukkan semua ide yang berhasil dikembangkan ke dalam peta afinitas.

2.  Putuskan ide mana yang memiliki kesamaan, kelompokkan bersama-sama dan buat nama untuk kelompok ide tersebut.

3.   Lakukan hal yang sama untuk semua ide sampai Anda menemukan bahwa ada 3 atau 4 kelompok gagasan yang sangat kuat. Parkirkan ide lainnya yang menurut Anda tidak cocok.

4.     Anda dapat memutuskan bersama tim ide arahan desain mana yang akan dilanjutkan.

 

 

Matriks Kuantitatif untuk Mengevaluasi Ide
Evaluasi ide adalah tabel kriteria untuk membandingkan,memahami perbedaan antar ide dan menilainya berdasarkan kriteria yang sudah ditetapkan. Ini bisa dilakukan jika ingin mengevaluasi dan memilih ide bersama dengan para pemangku kepentingan.

 

Bagaimana cara membuatnya

1.     Tetapkan beberapa kriteria evaluasi, akan lebih baik bila kriteria evaluasi selalu mengacu pada 3 aspek inovasi yaitu desainnya disukai user (Desirability), layak secara bisnis (Viability), dan teknologinya sudah tersedia (Feasibility), dan berikan pembobotan untuk masing-masing kriteria

2.     Masukkan beberapa ide terpilih ke dalam tabel evaluasi ide

3.     Beri penilaian setiap ide berdasarkan kriteria yang sudah ditetapkan

4.     Lakukan perhitungan skor untuk masing-masing ide

5.     Berdasarkan skor, Anda dapat memutuskan bersama tim ide arahan desain mana yang akan dilanjutkan.