© 2020. N. Adhi W. All rights reserved
APA yang Dimaksud Mendefinisikan
Tahap Define dari kerangka Design Thinking adalah tentang bagaimana membuat semuanya menjadi lebih jelas dan terfokus. Ini adalah kesempatan dan tanggung jawab Anda sebagai seorang design thinker untuk menentukan tantangan yang Anda hadapi, berdasarkan apa yang telah Anda pelajari tentang pengguna Anda dan konteksnya. Setelah menjadi seorang ahli pada subjek penelitian dan mendapatkan banyak informasi berharga untuk orang yang Anda rancang solusinya, tahap define adalah untuk membuat semua informasi yang telah Anda kumpulkan menjadi dapat lebih mudah dipahami.
Tujuan dari tahap Define adalah membuat pernyataan masalah yang bermakna dan dapat ditindaklanjuti - inilah yang disebut sebagai sudut pandang. Ini harus menjadi pernyataan panduan yang berfokus pada pengetahuan yang mendalam mengenai pengguna dan kebutuhannya, atau merupakan karakter gabungan. Pengetahuan mengenai user tidak datang begitu saja pada Anda; melainkan muncul dari proses sintesis informasi untuk menemukan koneksi dan pola. Singkatnya, tahap Define adalah membuat semuanya menjadi masuk akal dan mudah dipahami.
PENJELASAN KUNCI DALAM DEFINE
Dalam praktiknya, tahap Define terdiri dari tiga elemen utama yang saling terhubung:
|
INSIGHT |
PROBLEM |
DESIGN OBJECTIVE |
|
Pemahaman mendalam (deep understanding) yang menjelaskan “mengapa” user berpikir dan bertindak seperti itu. |
hambatan utama yang dialami pengguna, yang diturunkan dari insight. Merupakan rumusan masalah yang jelas, spesifik, dan berorientasi pada user |
Design Objective adalah tujuan yang ingin dicapai oleh solusi untuk menjawab problem yang telah didefinisikan |
1. Insight (Wawasan Mendalam)
Insight adalah
hasil sintesis dari data empati yang mengungkap alasan di balik perilaku,
kebutuhan, dan emosi pengguna. Insight bukan sekadar fakta, tetapi pemahaman
mendalam (deep understanding) yang menjelaskan “mengapa” user berpikir dan
bertindak seperti itu
Ciri Insight yang baik:
- · Berbasis user (human-centered)
- · Tidak dangkal (non-obvious)
- · Mengandung alasan (why)
- · Dapat ditindaklanjuti
Contoh:
Data: User sering menunda pengajuan KPR
Insight: “User ingin memiliki rumah tetapi merasa perlu untuk menunda pengajuan KPR karena merasa tidak yakin dengan kemampuan finansial jangka panjang dan takut terhadap risiko kenaikan bunga karena kurangnya transparansi mengenai biaya.”
Insight inilah yang menjadi fondasi untuk mendefinisikan masalah
2. Problem (Rumusan Masalah)
Problem adalah pernyataan yang menjelaskan hambatan utama yang dialami pengguna, yang diturunkan dari insight. Problem bukan daftar keluhan, melainkan rumusan masalah yang jelas, spesifik, dan berorientasi pada user
Ciri problem yang baik:
· User-centric
· Spesifik dan fokus
· Tidak mengandung solusi
· Menggambarkan gap kondisi saat ini dan harapan
Format Umum:
User mengalami kesulitan dalam [aktivitas] karena [penyebab]
Contoh:
User kesulitan mengambil keputusan KPR akibat informasi yang kompleks, tidak konsisten, dan minimnya visibilitas terhadap risiko finansial jangka panjang.
3. Design Objective (Tujuan / Sasaran Desain)
Design Objective adalah tujuan yang ingin dicapai oleh solusi untuk menjawab problem yang telah didefinisikan.Penting untuk diketahui bahwa Design Objective bukan solusi, tetapi target hasil (outcome) dari solusi
Ciri Design Objective:
· Berbasis outcome (hasil)
· Terukur (measurable)
· Relevan dengan problem
· Tidak menyebut solusi spesifik
Contoh:
Kita akan mendesain kembali untuk produk KPR agar dapat meningkatkan kepercayaan dan kemudahan user dalam pengambilan keputusan KPR melalui transparansi informasi, simulasi risiko, dan proses digital yang sederhana
Hubungan antara Insight dengan Problem dan Design Objective
· Insight menjelaskan mengapa masalah terjadi
· Problem menjelaskan apa yang harus diselesaikan
· Design Objective menjelaskan hasil yang ingin dicapai

MENGAPA perlu mendefinisikan
Tahap Define sangat penting untuk proses desain karena akan berdampak pada sudut pandang Anda berupa gambaran yang jelas dari masalah yang ingin Anda tangani. Lebih penting lagi, sudut pandang Anda akan mendefinisikan tantangan yang TEPAT untuk ditangani, berdasarkan pemahaman baru Anda tentang orang dan masalahnya. Ini mungkin tampak berlawanan dengan intuisi tetapi menyusun pernyataan masalah yang lebih terfokus cenderung menghasilkan solusi kuantitas dan kualitas yang lebih tinggi saat Anda menghasilkan ide.
Tahap Define juga merupakan upaya untuk mensintesis berbagai temuan Anda yang tersebar menjadi sebuah informasi & pengetahuan yang mendalam (insight). Sintesis dari tahap Empathize akan memberi Anda keuntungan yang tidak dimiliki orang lain: penemuan yang dapat Anda manfaatkan untuk mengatasi tantangan desain; yaitu, INSIGHT.
Dengan kata lain:
· Tanpa insight → problem menjadi dangkal
· Tanpa problem yang tepat → solusi melenceng
· Tanpa objective → solusi tidak terarah
BAGAIMANA cara mendefinisikan
Perhatikan proses atau tahapan yang dilalui oleh pengguna saat mereka menghadap masalah atau mengambil keputusan. Pertimbangkan juga apa saja hal yang menonjol dan menarik bagi Anda saat berbicara dan mengamati orang. Pola apa yang muncul saat Anda melihat kelompok jawaban yang muncul? Jika Anda melihat sesuatu yang menarik tanyakan pada diri Anda (dan tim Anda) mengapa hal itu bisa terjadi. Dalam menanyakan mengapa seseorang memiliki perilaku atau perasaan tertentu, Anda membuat koneksi dari orang itu ke konteks yang lebih luas. Kembangkan pemahaman Anda mengenai tipe orang yang rancang solusinya - PENGGUNA Anda.
Sintesiskan dan pilih serangkaian KEBUTUHAN terbatas yang menurut Anda penting untuk dipenuhi; Anda mungkin sebenarnya hanya mengungkapkan satu kebutuhan yang menonjol untuk diatasi. Upayakan untuk mengekspresikan INSIGHTS yang Anda kembangkan melalui sintesis informasi yang telah Anda kumpulkan melalui empati dan kerja penelitian.
LANGKAH PRAKTIS DEFINE
Untuk mempermudah, gunakan alur berikut:
1. Kumpulkan data (Empathize)
2. Kelompokkan pola (clustering)
3. Temukan insight (why)
4. Rumuskan problem
5. Tentukan design objective
Pada dasarnya, tahap Define adalah proses kritis untuk mengubah data menjadi arah yang jelas:
· Insight → memahami alasan terdalam user
· Problem → mendefinisikan kesulitan utama
· Design Objective → menentukan target solusi
Define memastikan bahwa solusi yang dihasilkan tidak hanya kreatif, tetapi juga tepat sasaran, relevan, dan bernilai bagi pengguna.