© 2006. N. Adhi W. All rights reserved.
Nabi Sulaiman adalah salah satu raja yang paling terkenal di dalam kitab suci. Dia baru berusia 12 tahun ketika mewarisi tahta. Ketika dia akan mengambil alih tahta itu dari ayahnya, Nabi Daud, dia benar-benar merasa takut. Maka dia pun pergi ke tempat ibadah dan berdoa,
“Tuhan, berilah saya kebijaksanaan untuk memimpin rakyat.”
Kitab suci mencatat bahwa Tuhan bersabda dalam mimpi nabi Sulaiman malam itu dan berkata, “Dalam menerima tahta, raja-raja terdahulu meminta kebahagiaan dan umur panjang. Kamulah orang pertama yang berdoa untuk mendapatkan kebijaksanaan. Saya akan memberimu tidak hanya kebijaksanaan, tetapi juga kebahagiaan dan umur panjang.” Tetapi ketiga hal tersebut tidak cukup untuk memerintah suatu negeri, maka Tuhan juga memberinya hati yang jujur.
Kisah Nabi Sulaiman tersebut menggambarkan bahwa seorang pemimpin adalah seorang role model bagi para pengikutnya. Agar menjadi pemimpin yang baik dan diikuti oleh anak buahnya, maka selain memiliki kemampuan untuk memimpin, pemimpin juga perlu untuk memiliki karakter yang mengacu pada prinsip dan hukum alam seperti kejujuran, bijaksana, adil dan lain-lain.